Rem sepeda yang blong atau tidak pakem biasanya disebabkan oleh masalah pada sistem penarik (kabel/hidrolik) atau gesekan (kampas/piringan).
Berikut adalah beberapa penyebab utamanya:
Kabel Rem Kendor atau Putus: Pada rem mekanik (v-brake/kabel disk), kawat baja di dalam kabel rem bisa mengendur seiring waktu, tersangkut karena karat, atau bahkan putus.
Kampas Rem Aus: Kampas rem (brake pads) yang sudah tipis atau habis membuat jepitan ke velg atau piringan cakram (rotor) tidak maksimal.
Adanya Udara pada Rem Hidrolik: Jika menggunakan rem hidrolik, adanya gelembung udara di dalam selang minyak rem (vaping/air bubble) menyebabkan tuas rem terasa empuk saat ditarik (spongy) dan minyak gagal menekan piston.
Minyak Rem Bocor atau Berkurang: Kebocoran pada selang, kaliper, atau tuas rem hidrolik membuat tekanan hidrolik hilang total.
Kontaminasi pada Piringan atau Kampas: Kampas rem atau rotor yang terkena oli, pelumas rantai, atau kotoran berminyak akan kehilangan daya gesek (blong/licin).
Piringan Cakram atau Velg Bengkok/Kotor: Velg yang terkena oli atau piringan cakram yang bengkok/terlalu tipis membuat kontak kampas rem tidak merata.
